Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman
Cukup menarik dalam Lomba Blog UII kali ini yaitu bertemakan Perguruan Tinggi Idaman. Masuk Perguruan Tinggi Idaman adalah keinginan dan harapan bagi tiap individu, khususnya siswa SMA yang ingin melanjutkan Pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi. Definisi Perguruan Tinggi Idaman itu tentunya berbeda bagi tiap individu, tergantung masing-masing individu tersebut melihatnya.
Secara subyektif, menurut Saya Perguruan Tinggi Idaman itu memiliki beberapa kriteria sebagai berikut :
This slideshow requires JavaScript.
1. Terakreditasi & berprestasi
Sebuah Perguruan Tinggi Terbaik merupakan sebuah Lembaga Pendidikan yang terakreditasi dan masuk sebagai salah satu Perguruan Tinggi dengan ranking yang tinggi. Jika sebuah Perguruan Tinggi itu masuk Top Rank maka akan menumbuhkan rasa kepercayaan diri bagi Perguruan tinggi tersebut dan juga bagi para calon mahasiswanya (khususnya pada saat mencari kerja setelah lulus).
Dan prestasi-prestasi yang diraih dari Perguruan Tinggi itu juga akan menumbuhkan motivasi dan semangat berkarya bagi calon mahasiswa.
2. Kualitas Pendidikan
a. Pendidikan Formal
Kualitas Pendidikan adalah hal yang paling ditekankan dalam tulisan ini, terutama Pendidikan Formalnya. Dari sisi Akademis, kurikulum yang digunakan sebuah Perguruan Tinggi Terbaik/ Favorit di Indonesia adalah dengan menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi.
Penyakit Negara Indonesia salah satunya terletak dibidang Pendidikan. Di Indonesia Perguruan Tinggi yang ada malah dijadikan lahan bisnis. Inilah yang terjadi pada Negara kita. Maka, metode yang paling efektif adalah melalui pendidikan Agama karena ia adalah proses pengubahan semua hal.
Sistem Belajar Praktis juga harus lebih ditampilkan (Praktek Laboratorium/melakukan Riset) dibandingkan hanya dengan teori, karena setelah lulus dari perkuliahan mahasiswa akan dihadapkan dengan masyarakat yang tidak hanya menggunakan Kemampuan berfikir, berhitung/ menghafal tetapi juga dengan menggunakan Kemampuan Emosionalnya dalam berinteraksi sosial.
b. Nonformal
Selain Pendidikan Formal, sebuah Perguruan Tinggi baiknya memiliki suatu Badan yang melatih soft skill dan hard skill mahasiswanya melalui BEM, UKM (Ekstrakurikuler ditingkat SMA).
3. Infrastruktur & Fasilitas
Infrastruktur Gedung yang bagus & baik, adalah factor penting dalam kegiatan belajar mengajar di Perguruan Tinggi. Baiknya setiap gedung memiliki fungsi tersendiri & terpisah (Gedung Rektorat, Gedung Fakultas, Gedung Pertemuan dan lain-lain)
Fasilitas yang lengkap juga salah satu hal yang diidamkan dalam sebuah Perguruan Tinggi, diantaranya yaitu : Masjid (Tempat Ibadah), Auditorium, Balai Mahasiswa, Perpusatakaan, Pusat Medis (Klinik), Sarana Olahraga, Internet, Bank & ATM, Kantor Pos, Koperasi, Toko Buku, Kantin, Telepon Umum&Warung Telekomunikasi, Area Parkir yang cukup luas, Tempat Praktek sesuai Jurusan perkuliahan (cth : Teknik kimia >> Lab.kimia, Broadcast >> Siaran Radio mini).
4. Aman & Nyaman
Dari semua kondisi fisik (infrastruktur) dan fasilitas yang ada, jika Keamanan sebuah Perguruan Tinggi tersebut kondusif (aman) maka akan membuat calon mahasiswa nantinya merasakan ketenangan.
Kenyamanan juga tidak kalah pentingnya, lingkungan yang asri (banyak pepohonan) adalah nilai tersendiri bagi sebuah Perguruan Tinggi. Lihat saja kampus yang terdapat taman (pepohonan) akan banyak dikunjungi bukan hanya oleh warga kampusnya saja tetapi orang luar pun akan tertarik mengunjunginya bahkan ada yang menggunakannya sebagai Tempat Refresing. Kebersihan juga masuk didalamnya. Kebersihan gedung, halaman, sampai kamar mandipun mungkin akan dinilai oleh calon mahasiswa. Maka dengan Lingkungan yang nyaman dan bersih akan lebih menjadikan sebuah Perguruan Tinggi sebagai ‘Kampus’ Idaman.
5. Sistem Komputerisasi
Sistem Komputerisasi di Perguruan Tinggi seperti : Data Dosen, Mahasiswa, Pembayaran Kuliah, Input&Output Nilai Mahasiswa, dan lain-lain akan memiliki fungsi efektifitas dan efisiensi bagi seluruh warga Kampus.
6. Interaksi Masyarakat Kampus
a. Intern
Suasana keakraban antar warga kampus ditengah masyarakat Indonesia sudah jarang sekali. Ini terlihat sekali pada kampus dikota-kota besar. Contoh sederhananya adalah hanya sedikit sekali mahasiswa yang berinteraksi dengan Rektornya/Dosennya diluar jam perkuliahan. Bahkan dengan sesama Kampus (beda Fakultas) masih saja terjadi tawuran sesama kampus beda Fakultas
Badan Eksekutif Mahasiswanya diisi oleh orang yang faham akan agamanya. Sehingga jika terjadi masalah intern (mahasiswa dengan pihak rektorat/kampus) tidak mengadakan demonstrasi/ sejenisnya. Solusinya adalah perwakilan dari BEM mengirim surat kepihak yang terkait (Rektorat/kampus). Cara ini akan membawa Manfaat yang besar.
b. Ekstern
Sama halnya dengan Intern kampus, suasana keakraban antar kampus juga perlu diperhatikan. Pendidikan Akhlak didalam kurikulum Perguruan Tinggi memiliki peran bagi tiap individu dalam hal ini. Masih saja terjadi tawuran antar kampus yang menyebabkan kekhawatiran bagi calon mahasiswa.
Itulah Kriteria Perguruan Tinggi Idaman menurut Saya. Maka, apakah Universitas Islam Indonesia/ Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia sudah memiliki kriteria-kriteria seperti yang ada diatas?
Sumber Referensi :


















ya, deskripsi kita terkait kampus idaman tampaknya hampir sejalan . . .
maju terus . . .
iya hampir sama ^^ trmksh
Berkunjung menjalin relasi dan mencari ilmu yang bermanfaat. Sukses yach ^_^ Salam dari teamronggolawe.com
ya semoga sukses juga.. trmkasih knjungannya ^^
ikut komen juga ah. Maju terus. semoga antar kampus bisa bersaing dengan sehat dan hindari pertikaian.
malu dong, masa mahasiswa masih gampang didomplengi hingg akhirnya berakhir ricuh tumpah darah anak nesgeri dimana-mana.
yups,karena cikal bakal kemajuan bangsa ini,terdapat didalam diri para pemuda/i nya, dalam hal ini adalah mahasiswa..
Sukses jg buat anda ^^