Arsip

Archive for the ‘Adab’ Category

Yang harus dilakukan apabila mengantuk pada saat mendengarkan khutbah jum’at

Jika seseorang merasa ngantuk saat mendengarkan Khutbah Jum’at, sebaiknya ia bergantian tempat duduk dengan jama’ah lainnya. Tanpa bicara namun cukup dengan isyarat kepada yang akan di ajak bertukaran tempat duduk.

Dalil dalam masalah ini adalah hadits Samrah رضي الله عنه, beliau berkata.
”Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

“jika salah seorang dari kalian merasa ngantuk pada hari jum’at, maka hendaklah ia berpindah dari tempat duduknya ke tempat duduk temannya dan temannya berpindah ke tempat duduknya.” (HR. Al-Baihaqi 238 & Shahihul jami’ 812) Baca selanjutnya…

Kategori:Adab, Al-Hadits, Al-ilmu

Kajian Akbar Metode Penyucian Jiwa

Bedah Buku Lau kaana khairan lasabakuunaa ilaihi

13/04/2010 1 komentar

Goresan Nasehat Untuk Wanita Karir

17/03/2010 2 komentar

Fenomena wanita berkarir sebenarmya bukanlah fenomena yang baru muncul kemarin sore, melainkan sejak zaman awal diciptakannya manusia. Hanya cara dan istilahnya yang berbeda pada masing masing zaman. Dan hal yang perlu diperhatikan oleh kita semua khususnya para Muslimah terkait fenomena tersebut adalah tentang bagaimana cara wanita berkarir dalam pandangan Islam. Apa–apa saja yang diperbolehkan dan dilarang dalam Islam terkait wanita berkarir.

Gejolak tentang karir wanita dan wanita karir dewasa ini semakin hangat, juga di negara Indonesia yang kita cintai ini. Banyak kalangan yang serius mencurahkan perhatiannya akan masalah ini, termasuk juga komunitas yang menamakan diri mereka kaum Feminis dan pemerhati wanita.

Mereka sering mengusung tema “pengungkungan” Islam terhadap wanita dan mempromosikan motto emansipasi dan persamaan hak di segala bidang tanpa terkecuali atau lebih dikenal dengan sebutan kesetaraan gender. Banyak wanita muslimah terkecoh olehnya, terutama mereka yang tidak memiliki basic ilmu pemahaman keagamaan yang kuat dan memadai.

Semoga tulisan ini menggugah wanita-wanita muslimah untuk kembali kepada fithrah mereka dan memahami hak dan kewajiban Allah atas dirinya . Amîn. Baca selanjutnya…

Tabligh Akbar & Bedah Buku Untukmu anak shalih

05/03/2010 1 komentar

Anak shalih adalah simpanan berharga yang bisa mengangkat derajat kedua orang tuanya di surga, tempat menunggu ajal paling aman saat usia senja, tempat berteduh dan berkeluh kesah saat tubuh mulai renta, tempat berbagi duka dikala nestapa dan tempat menaruh harapan hidup paling tepat setelah Alloh ‘azza wa jalla. Karena anak shalih pasti akan mencurahkan pikiran, tenaga, harta dan waktu untuk merawat dan menjaga secara maksimal selagi hayat masih dikandung badan.

HADIRILAH…


TABLIGH AKBAR & BEDAH BUKU


“UNTUKMU ANAK SHALIH”


Pembicara : Ustadz Zaenal Abidin, Lc.- Hafidzahulloh-

Waktu : Ahad,  7 Maret 2010 / Pukul 09.00 – Dzuhur

Tempat : Masjid Raya Al-Barkah Bekasi

(dekat POLRES BEKASI)

* Terbuka Untuk Umum

* GRATIS

SUmber

Untaian Nasihat Bagi Para Pedagang Muslim

Oleh Ustadz Muhammad Wasitho, Lc

Islam merupakan agama yang sempurna, mencakup segala aspek kehidupan manusia serta membawa rahmat bagi alam semesta. Diantara bukti kesempurnaannya, Islam menganjurkan umatnya agar berbisnis atau mencari nafkah demi kelangsungan hidupnya di dunia ini. Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Al-Miqdam radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seseorang menyantap makanan yang lebih baik daripada ia menyantap makanan dari hasil jerih payahnya sendiri. Dan sesungguhnya Nabiyullah Daud ‘alaihis salam biasa makan dari hasil usahanya sendiri.” [Shahih: Shahihul Jami’ no: 5546 dan Fathul Bari IV/303 no: 2072]

Dan diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya seseorang di antara kamu mencari seikat kayu bakar, lalu dipanggul di atas punggungnya itu lebih baik daripada ia meminta-minta kepada orang lain, bisa jadi ia diberi ataupun ditolak.” [Shahih: Shahihul Jami’us Shaghir no: 7069, Fathul Bari IV/303 no: 2074, Tirmidzi II/94 no: 675, dan Nasa’i V/96] Baca selanjutnya…

Bagaimana Mengatasi Keluhan Pelanggan?

23/02/2010 1 komentar

Langkah mudah yang bisa Anda ikuti ketika hal–hal tidak sesuai dengan rencana.

Lima belas tahun yang lalu saya ada keluhan pada sebuah restoran Italia terkemuka di Minneapolis. Saya masih ingat betapa buruknya respon karyawan terhadap keluhan saya. Nyatanya, saya menggunakannya pada seminar layanan pelanggan. Hal ini menunjukkan kekuatan yang harus kita berikan pada pelanggan untuk mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan.

Berikut adalah beberapa aturan yang saya ajarkan di seminar untuk membantu menangani keluhan pelanggan. Jika Anda dan staf Anda mengikuti aturan ini, Anda bisa mengubah pelanggan yang tidak happy menjadi pelanggan yang loyal pada bisnis Anda. Baca selanjutnya…

Kategori:Adab, Al-ilmu, Muamalah