Arsip

Archive for the ‘Al-Hadits’ Category

Kajian Islam Ilmiyyah “Dan berlinanglah air mata taqwa”

Iklan

Yang harus dilakukan apabila mengantuk pada saat mendengarkan khutbah jum’at

Jika seseorang merasa ngantuk saat mendengarkan Khutbah Jum’at, sebaiknya ia bergantian tempat duduk dengan jama’ah lainnya. Tanpa bicara namun cukup dengan isyarat kepada yang akan di ajak bertukaran tempat duduk.

Dalil dalam masalah ini adalah hadits Samrah رضي الله عنه, beliau berkata.
”Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda,

“jika salah seorang dari kalian merasa ngantuk pada hari jum’at, maka hendaklah ia berpindah dari tempat duduknya ke tempat duduk temannya dan temannya berpindah ke tempat duduknya.” (HR. Al-Baihaqi 238 & Shahihul jami’ 812) Baca selanjutnya…

Kategori:Adab, Al-Hadits, Al-ilmu

Kajian Akbar Metode Penyucian Jiwa

Hukum Menjadi PNS

Assalamu’alaikumu ‘alaikum

[1] Saya ingin bertanya kepada redaksi Al Furqon sebagai berikut:
Bagaimana hukum bekerja sebagai pegawai negeri, karena sumber dana pemerintah selain dari dana halal juga dari dana yang tidak jelas seperti pariwisata, pajak? Apakah ada perincian lagi, kalau instasi pajak atau pariwisata tidak boleh tapi instasi lain boleh? Apakah kita termasuk wala’ (loyalitas –red) kepada taghut jika kita bekerja di sana?
[2] Apakah ikhtilat (campur baur lawan jenis –red) di tempat kerja dapat dikatakan darurat karena hampir di semua tempat kita sulit menghindarinya?

Jawab:

Wa’alaikumussalam wa Rahmatullahi wa Barakatuh.

Jawaban: [1]
Dalam soal pertama ini ada tiga permasalahan penting yang membutuhkan keterangan yang jelas, apalagi pada zaman sekarang, dimana mayoritas manusia begitu ambisi mengejar dunia dan acuh terhadap hukum-hukum agama sehingga tidak memperdulikan lagi apakah pekerjaan yang dia geluti selama ini diridhai oleh Allah ataukah tidak. Kita memohon kepada Allah bimbingan dan petunjuk untuk menjawab masalah penting ini dengan jawaban yang diridhai-Nya dan memberikan rizki yang halal kepada kita serta menjauhkan kita semua dari rizki yang haram. Amiin. Baca selanjutnya…

Bedah Buku Lau kaana khairan lasabakuunaa ilaihi

13/04/2010 1 komentar

Menjawab Telepon ketika shalat

MENJAWAB TELEPON KETIKA SHALAT

Lajnah Daaimah ditanya:

“Sebagian kaum muslimin mengerjakan salah satu shalat di rumahnya, tiba- tiba telepon berdering, dan deringan ini menyibukkan mereka dalam waktu yang lama. Apakah dibolehkan dalam kondisi seperti ini seseorang yang shalat maju atau mundur untuk mengangkat telepon dan dia bertakbir atau mengangkat suaranya ketika membaca bacaannya agar yang menelepon mengetahui bahwa dia sedang shalat, diqiyaskan kepada bolehnya orang yang shalat membuka pintu atau mengangkat suaranya kepada yang bertamu? Baca selanjutnya…

Tabligh Akbar Riau